Memuat Makalah-Makalah Tingkat SMA/MA dari Semua Jurusan. Mulai Dari Jurusan IPA, Jurusan IPS Hingga Jurusan Bahasa. Semua Makalah atau Contoh Makalah Didalam Blog ini, Disesuaikan Dengan Mata Pelajaran Masing-Masing Jurusannya. Anda Dapat Mencari Sesuai Jurusan atau Mata Pelajaran Yang Anda Minati. Anda Juga Dapat Menyalin (Meng-kopi) Makalah Di Blog Ini Secara Gratis dan Setelah Itu Membagikannya Ke Media Sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Google+ dan Media Sosial Lainnya.

Makalah Terbaru

Post Top Ad

Sabtu, 24 Maret 2018

Makalah Tentang Kingdom Plantae (Tumbuhan)


MAKALAH TENTANG KINGDOM PLANTAE (TUMBUHAN)


BAB I
PENDAHULUAN


A.        LATAR BELAKANG

Dalam biologi, tumbuhan adalah organisme eukariota multiseluler yang tergolong ke dalam kerajaan Plantae. Didalamnya terdiri atas beberapa klad yakni, tanaman berbunga, Gymnospermae atau Tumbuhan berbiji terbuka, Lycopodiopsida, paku-pakuan, lumut, serta sejumlah alga hijau.

Tanaman hijau memiliki dinding sel yang kokoh mengandung selulosa. Hampir semua anggota tumbuhan bersifat autotrof, yakni memproduksi energi sendiri dengan mengubah energi cahaya matahari melalui proses yang disebut fotosintesis dalam organel sel bernama kloroplas. Karena warna hijau yang dominan pada anggota kerajaan ini, nama lain yang dipakai adalah Viridiplantae ("tetumbuhan hijau"). Nama lainnya adalah Metaphyta. Namun ada juga tumbuhan yang bersifat parasit dan beberapa sudah tidak memiliki kemampuan fotosintesis dengan sedikit atau bahkan tanpa klorofil. Tanaman juga bisa dikarekterisasi dari cara mereka berkembang biak, kemampuan pertumbuhan, dan pergiliran keturunan.


Tercatat sekitar 350.000 spesies organisme termasuk di dalamnya, tidak termasuk alga hijau. Dari jumlah itu, 258.650 jenis merupakan tumbuhan berbunga dan 18.000 jenis tumbuhan lumut. Tumbuhan hijau menghasilkan hampir seluruh molekul oksigen di muka bumi ini dan merupakan bagian terpenting dalam sistem ekologi bumi. Tumbuhan-tumbahan yang sudah di domestikasi bisa menghasilkan biji, buah-buahan dan sayuran yang berguna sebagai bahan dasar pangan manusia. Selain itu tumbuhan juga digunakanan sebagai tanaman hiasan dan banyak yang berkhasiat obat serta digunakan dalam ilmu medis. Ilmu mengenai studi tanaman disebut botani, yakni salah satu cabang ilmu biologi.

Dalam makalah ini Kami mencoba membahas dan menguraikan Kingdom Plantae (Tumbuhan).

B.        RUMUSAN MASALAH

  Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka Kami dapat merumuskan suatu permasalahan dalam makalah ini antara lain sebagai berikut :

1.    Apa saja yang dimaksud dengan kingdom plantae?
2.    Apa saja ciri-ciri dan klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)
3.    Apa saja ciri-ciri dan klasifikasi Tumbuhan paku  (Pterydophyta)
4.    Apa saja ciri-ciri dan klasifikasi Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)



BAB II
PEMBAHASAN


A. PENGERTIAN KINGDOM PLANTAE

Kingdom Plantae atau Kerajaan tumbuhan merupakan salah satu organisme eukariotik multiseluler yang memiliki dinding sel dan klorofil. Klorofil yaitu zat hijau daun yang berperan pada proses fotosintesis sehingga tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri. Proses fotosintesis dapat terjadi dengan adanya bantuan dari Sinar Matahari.  Karena tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri maka tumbuhan dikelompokkan ke dalam organisme autotrof.

Dalam Ensiklopedia Bebas (Wikipedia) mencatat sekitar 350.000 spesies organisme termasuk di dalamnya, tidak termasuk alga hijau. Dari jumlah itu, 258.650 jenis merupakan tumbuhan berbunga dan 18.000 jenis tumbuhan lumut. Tumbuhan hijau menghasilkan hampir seluruh molekul oksigen di muka bumi ini dan merupakan bagian terpenting dalam sistem ekologi bumi. Tumbuhan-tumbahan yang sudah di domestikasi bisa menghasilkan biji, buah-buahan dan sayuran yang berguna sebagai bahan dasar pangan manusia. Selain itu tumbuhan juga digunakanan sebagai tanaman hiasan dan banyak yang berkhasiat obat serta digunakan dalam ilmu medis. Ilmu mengenai studi tanaman disebut botani, yakni salah satu cabang ilmu biologi.

B. CIRI – CIRI KINGDOM PLANTAE

Ø  Mempunyai Klorofil yang berperan pada proses fotosintesis
Ø  Bersifat autotrof (Mampu membuat makanannya sendiri)
Ø  Memiliki dinding sel yang tersusun atas selulosa
Ø  Organisme Eukariotik Multiseluler
Ø  Menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum (pati)
Ø  Mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya.

C. KLASIFIKASI KINGDOM PLANTAE

Klasifikasi pada tumbuhan diperlukan karena dengan adanya klasifikasi ini kita dapat membedakan spesies tumbuhan yang satu dengan yang lain. Adapun klasifikasi dari kingdom plantae akan dibahas berikut ini.



Dalam biologi, tumbuhan adalah organisme eukariota multiseluler yang tergolong ke dalam kerajaan Plantae. Didalamnya terdiri atas beberapa klad yakni, tanaman berbunga, Gymnospermae atau Tumbuhan berbiji terbuka, Lycopodiopsida, paku-pakuan, lumut, serta sejumlah alga hijau.
Contoh Kingdom Plantae (Tumbuhan)



1. Divisi Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
Ø  Lumut dapat ditemukan pada tempat yang lembab seperti tembok, tanah, batuan yang lapuk dan kulit pohon.
Ø  Lumut menyukai tempat yang lembab karena lumut membutuhkan air untuk melakukan pembuahan. Ketiadaan air menyebabkan sel kelamin jantan tidak dapat membuahi sel kelamin betina.
Ø  Lumut tidak memiliki floem dan Xilem yang berfungsi sebagai pembuluh angkut. Karena itu lumut menyukai tempat yang lembab karena terdapat kandungan air yang cukup.
Ø  Lumut memiliki akar yang dinamakan dengan rizoid. Rizoid berfungsi untuk mengabsorbsi air dan mineral serta sebagai alat perlekatan.
Ø  Tumbuhan lumut terbagi atas 3 yaitu Kelas Hepaticopsida (Lumut Hati) , Kelas Anthocerotopsida (Lumut Tanduk) dan Kelas Bryopsida (Lumut Daun).           
                     
2. Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku/Pakis)
Ø  Tumbuhan paku telah memiliki akar, batang dan daun sejati. Susunan daun tumbuhan paku menyirip seperti bulu.
Ø  Telah memiliki pembuluh angkut yaitu Xilem dan floem
Ø  Dapat hidup dimana saja terutama daerah yang lembab seperti air, permukaan batu, tanah, hutan hujan tropis dan kulit pohon.
Ø  Memiliki bentuk yang bervariasi seperti lembaran, perdu atau tanduk rusa
Ø  Terdiri atas 4 kelas yaitu Kelas Psilopsida (Paku Purba), Kelas Lycopsida (Paku Kawat), Spenopsida (Paku ekor kuda) dan Pteriopsida (Paku Sejati).
3. Divisi Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
Ø  Tumbuhan tingkat tinggi dari Kingdom Plantae
Ø  Telah memiliki akar, batang serta daun sejati serta memiliki ketinggian dan bentuk yang bervariasi.
Ø  Menghasilkan biji sebagai alat perkembangbiakan. Reproduksi melalui penyerbukan dan pembuahan
Ø  Memiliki habitat di darat dan sebagian di air contoh teratai.
Ø  Divisi spermatophyte terbagi lagi atas dua sub divisi yaitu sub divisi Gymnospermae (Tumbuhan berbiji terbuka) dan sub divisi angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup).                                                                   
Sub divisi spermatophyta (tumbuhan berbiji):
a. Sub divisi Gymnospermae (Tumbuhan berbiji terbuka)
Ø  Tidak memiliki pembungkus biji. Bakal biji terbuka dan terdapat pada permukaan daun buah
Ø  Terdiri atas tumbuhan berkayu dan berakar tunggang serta mempunyai bentuk yang bervariasi
Ø  Memiliki alat kelamin betina dan jantan pada satu pohon tetapi dengan letak yang terpisah.
Ø  Sebagian memiliki alat kelamin jantan dan betina yang berlainan pohon.
Ø  Terbagi atas 4 kelas yaitu Kelas Cycadinae, kelas Ginkgoinae, kelas Coniferae dan kelas Gnetinae.
b. Sub divisi Angiospermae (Tumbuhan berbiji tertutup)
Ø  Biji ditutupi oleh buah. Tumbuhan dapat berupa pohon besar, perdu, rambat serta tumbuhan tidak berkayu.
Ø  Umumnya memiliki daun yang pipih dan lebar dengan bentuk yang bervariasi.
Ø  Sistem reproduksi berupa bunga yang terdiri atas bunga sempurna dan tidak sempurna.
Ø  Bunga sempurna memiliki alat kelamin jantan dan betina sedangkan bunga tidak sempurna hanya memiliki salah satu ataupun tidak keduanya.
Ø  Reproduksi berlangsung secara penyerbukan dan pembuahan.
Ø  Angiospermae terbagi atas 2 kelas yaitu Kelas Monocotyledone (Biji berkeping satu) dan Kelas Dycotyledone (Berkeping dua).

Sub divisi angiospermae:
b1. Kelas Monocotyledone (Berkeping satu)
Ø  Terdiri atas akar serabut yang umumnya tidak sekokoh akar tunggang.
Ø  Memiliki batang yang beruas dan tidak bercabang
Ø  Tidak memiliki cambium sehingga tidak dapat tumbuh membesar
Ø  Umumnya daun memiliki tulang yang sejajar atau melengkung
Ø  Bunganya memiliki bagian yang jumlahnya kelipatan tiga
Ø  Tumbuhan monokotil terbagi atas lima ordo, yaitu Ordo Graminae (Rumput-rumputan), ordo palmae (palem-paleman), Ordo Zinggiberaceae (jahe-jahean), Ordo Bromeliaceae (Nanas) dan Orchicidaceae (Anggrek).
b2. Kelas Dycotyledone (Berkeping dua)
Ø  Memiliki akar tunggang yang kokoh.
Ø  Memiliki cambium sehingga dapat tumbuh besar
Ø  Memiliki batang yang bercabang-cabang, berbuku-buku dan ruas yang tidak jelas
Ø  Memiliki daun berbentuk tunggal atau majemuk serta tulang daun menjari atau menyirip
Ø  Bagian bunga dikotil berjumlah kelipatan 2, 4 atau 5.
Ø  Tumbuhan dikotil terdiri atas beberapa ordo diantaranya yaitu, Ordo Euphorbiaceae (Getah-getahan), Leguminoceae (polongan), Solanaceae (Terongan), Rutaceae (Jeruk), Malpaceae (Kapas), Mertaceae (Jambu) dan Kompositae.







BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan

  1. Plantae adalah salah satu Kingdom yang terdapat pada system klasifikasi makhluk hidup.
  2. Secara umum Kingdom Plantae mempunyai ciri – ciri sebagai berikut:
Ø  Eukariotik atau mempunyai membran inti
Ø  Berklorofil sehingga mampu mensintesis nutrisi ( makanannya sendiri). Makhluk hidup   yang demikian disebut dengan autotroph
Ø  Mempunyai dinding sel yang sifatnya kaku ( rigid) dan tersusun atas selulosa
Ø  Multiseluler atau tersusun atas banyak sel
Ø  Memiliki organ pokok yang disebut dengan akar, batang dan daun sehingga disebut dengan tumbuhan kormofita.
  1. Berdasarkan cara perkembangbiakannya, kormofita dibedakan menjadi :
Ø  Cormophyta berspora, berkembang biak dengan menggunakan spora missal Bryophyta dan Pterydophyta
Ø  Cormophyta berbiji, berkembang biak dengan menggunakan biji, misal tumbuhan berbiji.
  1. Berdasarkan  alat pengangkutannya, golongan tumbuhan dibedakan menjadi :
Ø  Atrakeophyta, yaitu tumbuhan yang belum mempunyai system pengangkutan, misal tumbuhan lumut ( Bryophyta)
Ø  Trakeophyta, yaitu tumbuhan yang telah mempunyai system pengangkutan secara sempurna, misal Pteridophyta dan spermatophyte ( tumbuhan berbiji)

B.    Saran

Dengan uraian diatas, semoga makalah ini bisa bermanfaat untuk para pembaca. Makalah ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang dari pembaca yang sifatnya membangun sangat kami harapkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad